Benarkah hukum karma berlaku?

in #indonesia6 years ago (edited)

image
source

Hari ini sebuah musibah kecil menimpa saya, saat pulang kerja ketika sedang melaju dijalan raya tiba-tiba ban depan sepeda motor saya kempes. Melihat kondisi ban yang tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan, saya berhenti sejenak dipinggir jalan dan memeriksa apa yang terjadi pada ban depan sepeda motor saya.

Ternyata sebuah paku telah membuat ban sepeda motor saya kempes, duh...sial dalam hati saya merepet. Tanpa pikir panjang lagi saya mencabut paku yang masih menancap, lalu bergegas mendorong sepeda motor untuk mencari jasa penambal ban.

Untung tidak jauh dari tempat kejadian perkara ada kios yang menjual jasa tambal ban, sesampainya disitu saya meminta tolong pada kepada bapak penambal ban untuk membereskan kerusakan kecil pada ban sepeda motor saya. Menunggu sekitar setengah jam ban sepeda motor saya sudah siap ditambal oleh bapak yang baik hati ini.

Lalu saya bertanya kepada bapak ini : "berapa ongkosnya pak". Sibapak menjawabnya : "bocornya satu lobang, jadi ongkosnya Rp 10000 saja". Lalu saya mengeluarkan dompet dan membayar bapak tersebut dengan uang lembaran dua puluh ribu yang tersisa satu-satunya dalam dompetku.

Duh..perasaan resah tiba-tiba menyelimuti hatiku, bagaimana tidak uang cuma tersisa dua puluh ribu sedangkan uang tersebut untuk isi bensin, sial sangat-sangat sial nasibku hari ini, mana lagi perjalan masih jauh, bensin sudah mau habis, bocor ban lagi.

Sesaat kemudian bapak penambal kembali menghampiri saya yang duduk termenung seperti orang lagi susah, padahal memang benar-benar susah. Sambil tersenyum ia mengembalikan uang yang saya kasih tadi sambil berkata :" dik, tidak ada uang pecahan sepuluh ribuan untuk kembaliannya, ambillah uang ini kembali"."ga apa-apa hari ini bapak memberi gratis buat adik" sambungnya.

Sontak saya tertegun sesaat mendengar ucapan bapak penambal ban tersebut, bagaikan tak percaya tapi kenyataan. Merasa tidak enak saya bertanya kembali untuk meyakinkan hati ini, apakah bapak ini benar-benar ikhlas memberikan kembali uang tersebut?..dengan santai ia menjawab,"hari ini bapak menolong kamu, mungkin besok ada orang lain yang baik hati menolong bapak".

Dengan sangat bersyukur dan berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak tersebut lalu saya minta pamit untuk melanjutkan perjalanan pulang. Ditengah perjalanan saya belum bisa melupakan budi baik bapak tadi, sambil melaju sepeda motor dengan hati-hati saya teringat kejadian beberapa hari yang lalu, kejadian yang sama menimpaku.

Pada waktu itu ban belakang sepeda motor saya yang kempes. Tetapi pada saat itu didalam dompetku banyak lembaran pecahan mata uang rupiah, jadi saya tidak merasa kesusahan saat membayar jasa tambal. Dengan iklasnya saya memberikan uang pecahan dua puluh ribu untuk ongkos jasa tambal ban yang seharusnya sepuluh ribu rupiah. Kebetulan kios tambal ban ini lagi sepi pengunjung, bapak ini menceritakan kepada saya hari ini ia belum mendapatkan uang sepeserpun.

Akhirnya saya sadar dan teringat sebuah ungkapan,"hukum karma pasti berlaku" hari ini kita berbuat baik kepada orang, besok akan ada orang lain yang akan berbuat baik kepada kita. Sungguh Allah Maha Adil dan Bijaksana. Kejadian ini telah mengajarkan saya sebuah pengalaman yang berharga, walaupun kecil tetapi sangat berharga, apalagi sebuah bantuan datang disaat kita benar-benar membutuhkannya.

Inilah pengalaman berharga yang saya alami hari ini, bagaimana dengan pengalaman sahabat-sahabat semua, pesan saya, "tanamlah benih kebaikan dalam hidup ini dengan penuh keiklasan, karena pada saatnya anda akan menikmati manisnya buah yang dihasilkan.

Sort:  

This post has received a 9.17 % upvote from @boomerang.